Apa Itu Latensi? Mengapa Latensi Starlink Cepat?

Selain kecepatan, ada satu faktor yang memengaruhi kenyamanan penggunaan internet, yakni latensi. Lantas, apa yang dimaksud dengan latensi? Mengapa latensi internet Starlink lebih cepat?
Ketika menggunakan internet, sering kali kita hanya fokus pada kecepatan unduh dan unggah. Padahal ada satu faktor lain yang sangat memengaruhi kenyamanan saat menggunakan layanan internet, yakni latensi. Secara sederhana, latensi adalah jeda waktu antara saat pengguna mengirim perintah di internet hingga responsnya kembali ke perangkat pengguna.
Bayangkan sedang berbicara dengan seseorang melalui telepon, tetapi suaranya selalu terlambat beberapa detik. Percakapan akan terasa canggung dan tidak natural. Itulah gambaran tentang latensi. Semakin kecil latensi, semakin cepat respons internet dan semakin nyaman pengalaman kita. Latensi biasanya diukur dalam milisecond dan semakin kecil angkanya, semakin baik kualitas koneksi.
Latensi berbeda dengan kecepatan internet. Kecepatan lebih mirip seperti ukuran pipa air, semakin besar pipanya semakin banyak air yang mengalir. Sedangkan latensi adalah seberapa cepat air pertama itu sampai ke ujung pipa. Jadi, internet bisa saja cepat dalam hal kapasitas data, tetapi responsnya bisa terasa lambat jika latensinya tinggi.
Mengapa Latensi Internet Starlink Bisa Lebih Cepat
Selama ini, internet satelit dikenal memiliki latensi yang cukup tinggi. Alasannya sederhana, satelit internet tradisional berada sangat jauh di luar angkasa, sekitar 35 ribu kilometer di atas permukaan bumi. Akibatnya, data harus menempuh perjalanan bolak-balik yang sangat panjang.
Berbeda dengan itu, internet Starlink menggunakan satelit yang posisinya jauh lebih dekat dengan bumi, yaitu di orbit rendah atau Low Earth Orbit (LEO). Jarak satelit Starlink hanya beberapa ratus kilometer dari permukaan bumi. Karena jaraknya lebih dekat, perjalanan data menjadi lebih singkat.
Hasilnya, latensi bisa jauh lebih rendah dibandingkan layanan satelit tradisional sehingga lebih nyaman digunakan untuk aktivitas, seperti video conference, meeting daring, hingga akses aplikasi bisnis cloud, terutama bagi operasional bisnis di kawasan terpencil yang sulit diakses.
Baca Juga: Satelit GEO, MEO, dan LEO, Apa Bedanya?
Selain orbit yang lebih rendah, internet Starlink juga menggunakan sistem jaringan satelit yang saling terhubung. Data bisa berpindah antar satelit dengan cepat sebelum diteruskan ke stasiun bumi terdekat. Hal ini membantu mempersingkat jalur pengiriman data sehingga latensi bisa tetap rendah dan stabil.
Internet Starlink Membuka Potensi
Keunggulan latensi internet Starlink ini menjadi sangat penting bagi daerah yang sulit dijangkau jaringan seluler atau fiber optik. Dengan teknologi satelit modern, wilayah yang sebelumnya sulit mendapatkan internet layak kini dapat menikmati koneksi dengan kualitas lebih baik dan respons lebih cepat. Hal ini membuka peluang bagi aktivitas bisnis, pendidikan, layanan publik, hingga operasional industri di lokasi terpencil.
Latensi adalah bagian penting dari kualitas internet. Internet starlink hadir sebagai salah satu solusi yang menawarkan latensi lebih rendah dibandingkan satelit tradisional, sehingga lebih nyaman digunakan untuk kebutuhan kerja, bisnis, komunikasi, dan aktivitas digital lainnya.
Primacom Distributor Starlink
Sebagai Authorized Starlink Reseller alias distributor resmi Starlink di Indonesia, Primacom dapat memfasilitasi pengadaan Starlink untuk berbagai kebutuhan, termasuk pasang Starlink di mobil kantor. Hubungi tim profesional Primacom di sini untuk konsultasi mengenai layanan internet Starlink atau email ke marketing@primacom.co.id.
